Rabu, 23 Januari 2013

Ayat Manajemen dan Bisnis


Sedikit ingin me-review, pastinya kalian tau siapa Nabi Yusuf a.s? Nabi yang terkenal dengan ketampanan dan rupawan nya, bukan hanya fisik tapi juga akhlaknya. Bahkan dalam Al-Quran pun telah tertulis jelas bagaimana tampan dan rupawan nya beliau dalam surat Yusuf, bukan ingin me-review seberapa tampan nya beliau, tapi kali ini aku hanya ingin sedikit menyelisik tentang ta'wil Mimpi seorang Raja yang tertulis dalam Al-Quran surat Yusuf ayat 47-49. Kenapa aku ingin me-review tentang ayat ini? Karena aku ke ingat waktu aku sedang tes Komprehensif untuk kelulusan S1 ku dulu. Waktu itu aku ditanya ayat apa yang menjelaskan tentang Bisnis dan Manajemen (sesuai dengan jurusan saya waktu itu) karena sebagai calon sarjana Manajemen Keuangan Syariah sudah menjadi modal wajib bagi saya untuk tau ayat-ayat apa saja yang berkaitan tentang Ekonomi Islam.
Tapi sial nya saat itu saya tidak bisa menjawab, karena jujur selama saya belajar yang saya tau hanya saja ayat-ayat tentang perekonomian, mau itu tentang riba, mudharabah, musyarakah, perdagangan, atau bahkan ayat tentang akuntansi pun saya tau. Tapi ketika ditanya ayat yang menjelaskan tentang Bisnis dan Manajemen saya kontan terdiam, saya malah menjawab ayat-ayat yang berkaitan tentang ekonomi lainnya karena saya kira itu sama saja. *oneng* haha :p Malu sih sebenarnya masa iya, lulusan Manajemen Keuangan Syariah tapi ayat yang mendasari nya saja tidak tau. :p
Tapi akhirnya penguji saya pun menjelaskan, dan saya disuruh membuka Al-Quran surat Yusuf ayat 47-49, ayat itu menjelaskan tentang Yusuf yang mena'wilkan mimpi seorang raja, tak tau banyak tentang raja ini, tapi dapat terlihat sifat beliau yang adil dan bijaksana.

Raja bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering. Raja memusyawarahkan hal ini kepada para pemuka kaum, namun tak ada yang dapat mena'wilkan mimpinya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa mimpinya itu hanyalah kosong belaka. Tapi, tentang mimpi itu di dengar oleh seorang pelayan, yang pernah berkumpul dengan Yusuf di penjara. Maka di utuslah pelayan itu kepada Yusuf ‘alaihissalam. Yusuf pun menta'wilkan mimpi raja:

Yusuf berkata: “Supaya kamu (raja) bertanam tujuh tahun lamanya sebagaimana biasa, maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan bulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan dimasa itu mereka memeras anggur.” (Q.S Yusuf: 47-49)

Nah dari sini kita dapat mengaitkannya dengan Manajemen itu sendiri, kalau kita search di google atau pun kita ngebongkar diktat-diktat tentang, apa sih Manajemen itu? Pasti semua sepaham bahwa Manajemen itu sendiri artinya mengatur, mengendalikan, mengelola atau pun mengkoordinasikan sumber daya secara efektif dan efisien sebagai usaha untuk mencapai tujuan
Dan dari ta'wil Yusuf tersebut jelaslah bagaimana Yusuf menyuruh pada seorang raja untuk mempersiapkan atau mengatur cara untuk menghadapi masa-masa sulit yang cukup panjang, dan ini adalah salah satu fungsi dari manajemen itu sendiri yaitu perencanaan (planning), merencanakan agar raja segera bercocok tanam untuk menghadapi masa-masa sulit selama 7 tahun kedepan. Agar rakyatnya tidak ada yang kelaparan pada musim kemarau nanti. Dan juga pengaturan (organizing) dalam hal persediaan makanan, tidak semua hasil tanam yang mereka tanam dimakan pada saat tujuh tahun awal, tapi juga mempersiapkan makanan untuk tujuh tahun berikutnya (masa kemarau).

Kurang lebih seperti itulah maksud dari ayat ini jika dikaitkan dan dijadikan acuan sebagai dasar dari ayat Manajemen dan Bisnis. Begitu banyak hal yang bisa kita petik dan maknai jauuh lebih dalam tentang ayat-ayat Allah jika kita mau berfikir..


Semoga bermanfaat!!! Afwan J

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar